Rumah IPA

Just another WordPress.com weblog

Sifat Benda Cair November 25, 2009

Filed under: materi IPA — clubipa @ 12:59 pm
Tags:

Sifat benda cair
Air, minyak, susu, dan kecap termasuk ke dalam benda cair. Dapatkah kamu memberikan contoh benda cair yang lainnya? Oli, minyak tanah, bensin, dan solar merupakan contoh lain benda cair. Ingin mengetahui bagaimana sifat benda cair? Lakukan kegiatan berikut.
susukecapminyak
Gambar 2.1
susu, kecap, dan minyak merupakan benda berwujud cair.

Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan tersebut sudah biasa dilakukan. Air yang dimasukkan ke dalam botol, bentuknya akan sama dengan bentuk botol. Begitu pun air yang dimasukkan ke dalam gelas dan mangkuk. Bentuk air akan sama dengan bentuk gelas dan mangkuk. Demikian juga dengan susu, kecap, dan minyak goreng pada Gambar 2.1 Apakah bentuknya sama dengan wadah yang ditempatinya? Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan satu sifat benda cair. Benda cair mengikuti bentuk wadahnya.

Perhatikan kembali kegiatan tadi. Permukaan air dalam botol datar. Ketika botol dimiringkan, permukaannya tetap datar, begitu pun ketika dimiringkan ke arah yang lain akan tetap datar. Jadi, sifat benda cair yang lain ialah selalu memiliki permukaan datar.

Sifat permukaan air yang selalu mendatar Sifat tersebut dimanfaatkan oleh para tukang bangunan dalam memastikan bahwa ketinggian tembok dalam suatu bangunan telah benar-benar rata. waterpass1selang

Gambar 2.2
(a) Waterpass jenis batang.
(b) Waterpass jenis selang.
Alat khusus yang biasa digunakan untuk mengukur rata atau tidaknya tembok tersebut dinamakan dengan waterpass. Coba kamu perhatikan Gambar 2.2, disana terlihat dua jenis waterpass yang biasa digunakan, yaitu waterpass yang berbentuk selang dan waterpass yang berbentuk batang.

gunung

Gambar 2.3
Air sungai bergerak dari gunung ke laut.

Sifat air yang selanjutnya, yaitu bergerak ke segala arah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Terbukti ketika kamu tumpahkan air dari botol ke lantai halaman sekolah, air bergerak ke segala arah. Air akan terus bergerak mencari tempat yang paling rendah.

Contoh nyata di lingkunganmu adalah air sungai. Air sungai berasal dari mata air yang terletak di pegunungan. Air tersebut akan mengalir terus menelusuri lembah. Akhirnya, air sungai sampai di laut, tempat yang paling rendah
Pernahkah kamu memerhatikan bagaimana air yang berada dalam toples pot airnya menjadi berkurang? Air tersebut berkurang karena habis diambil oleh tanaman bunga yang hidup di atasnya. Air tersebut naik karena air memilki sifat kapilaritas, yaitu dapat naik melalui pipa-pipa kecil. Di dalam batang bunga itu sendiri terdapat pipapipa kecil yang menyebabkan air di dalam toples naik.

tabung

Gambar 2.4
Air menekan ke segala arah.

Sifat air lainnya adalah menekan ke segala arah. Perhatikan Gambar 2.4. Masukkan air ke dalam tabung plastik. Lalu, berikan lubang-lubang kecil di dinding tabung. Apa yang terjadi? Dari setiap lubang tabung, akan memancar air. Tekanan air di permukaan tabung akan diteruskan oleh air yang berada di bawahnya ke segala arah. Dengan demikian, air akan mengalir keluar tabung.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s